Tindaklanjuti Program EIPP, Bappeda-Bappenas Lakukan Kunjungan ke Korsel

img

Foto bersama disela sela kunjungan 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Korea Selatan, dalam rangka kerjasama Economic Inovation Partnership Program (EIPP).

Plt Kepala Bappeda Kukar Sy. Vanesa Vilna melalui Kabid Perencanaan Pengendalian Pembangunan Daerah (P3D) Saiful Bahri mengatakan, dari kunjungan tersebut Bappeda Kukar mendampingi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk membahas program Bappenas yakni kerjasama EIPP.

"Kita kunjungan ke Korea sejak 14-19 Agustus 2023. Dalam hal ini Bappenas memiliki program EIPP, dan kunjungan ke Korea ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan pemerintahan Korea, Bappenas beberapa bulan lalu di Kukar," kata Saiful Bahri kepada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, Senin (21/8/2023).

Ia menyebutkan, Bappenas memiliki proyek kerjasama dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengembangan ekonomi Indonesia, khususnya di daerah sekitar Ibu Kots Negara (IKN) Nusantara.

"Jadi mereka akan melakukan perumusan kebijakan, kebijakan apa yang cocok di IKN dan daerah sekitar," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah daerah Kabupaten/Kota sekitar IKN diberi kesempatan turut mendampingi kunjungan Bappenas tersebut, salah satunya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Kita di Korea melakukan kunjungan ke beberapa tempat diantaranya Nastional Institute Agriculture Sains, Korea Institute CV Engenering Building, Sejong city promosion center, hingga BUMN Korea sektor peternakan," jelasnya

Ia mengakui, pusat pemerintahan Korea, penataan dan pembangunan perkotaan, pengembangan ekonomi di Korea Selatan tertata dengan baik.

"Sejong itu IKN Baru di Korea Selatan, tapi tata kelola pembangunan wilayahnya lebih terencana dan komperhensif. Yang mana bila ingin melakukan suatu pembangunan dan pengembangan wilayah, kajiannya harus dinyatakan layak untuk dibangun sebuah proyek," ungkapnya.

Dirinya berharap kepada pemerintah pusat, terkait dengan pembangunan IKN di Kaltim jangan meninggalkan daerah sekitar, atau daerah sekitar termarginalkan.

"Jangan sampai daerah sekitar IKN tertinggal, artinya daerah sekitar harus diperkuat dengan potensinya baik itu sektor pertanian, pariwisata dan lainnya. Sehingga mereka yang di IKN tournya ke daerah sekitar," tutupnya.(riz/adv)